Depresi


ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mencatat depresi adalah gangguan mental yang umum terjadi di antara populasi. Diperkirakan 121 juta manusia di muka bumi ini menderita depresi. Dari jumlah itu 5,8 persen laki-laki dan 9,5 persen perempuan. Ironisnya, mereka yang menderita depresi berada dalam usia produktif, yakni cenderung terjadi pada usia kurang dari 45 tahun. Tidaklah mengherankan, bila diperkirakan 60 persen dari seluruh kejadian bunuh diri terkait dengan depresi.

Cukup mudah mengenali seseorang menderita depresi. Penyakit ini bisa tampak dari gejala gangguan mood berupa rasa kehilangan, rasa gagal, rasa tidak berguna, tidak mempunyai harapan, putus asa, penyesalan, serta tidak semangat bekerja. Selain itu, depresi membuat daya tahan tubuh menurun. Akibatnya, berbagai jenis penyakit pun muncul.

Berikut beberapa tanda-tanda depresi:
1. Merasa sedih, kosong, tidak ada harapan, dan mati rasa. Biasanya dialami sepanjang hari, setiap hari.
2. Hilangnya minat atas segala hal yang biasanya Anda nikmati. Bisa jadi Anda bakal bosan dengan hobi yang biasa Anda kerjakan.
3. Anda mudah tersinggung atau kecewa. Mudah marah merupakan ciri khas saat depresi. Anda perlu rileks untuk itu.
4. Sulit membuat keputusan bahkan untuk persoalan sederhana sekalipun. Depresi akan menyulitkan Anda berpikir jernih dan berkonsentrasi.
5. Merasa mudah bersalah atau tak berguna. Biasanya akan muncul secara berlebihan. Meski bukan salah Anda, biasanya akan merasa bersalah terus-menerus.
6. Ingin bunuh diri. Tipe pikiran dan keinginan ini bervariasi. Ada yang menginginkan dirinya cepat mati tetapi ada juga yang menyakiti dirinya sendiri.

Tidak ada cara yang pasti untuk mencegah depresi. Secara umum, anda akan diajurkan mengambil langkah untuk mengontrol stress, untuk meningkatkan ketahanan tubuh anda dan untuk meningkatkan kepercayaan diri. Persahabatan dan dukungan sosial khususnya pada waktu krisis juga dipercaya akan dapat membantu anda mengatasi depresi.

Namun tahukah anda, bahwa sebagai orang percaya, ada satu Pribadi yang mampu menghindarkan anda dari depresi? Dalam Mazmur 55:23 dikatakan: “Serahkanlah kuatirmu kepada Tuhan, maka Ia akan memelihara Engkau! Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya orang benar itu goyah.” Ayat tersebut dikuatkan lagi di dalam 1 Korintus 10:13, “Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan keluar, sehingga kamu dapat menanggungnya.”

Dalam kedua ayat tersebut, jelas sekali bahwa sebenarnya kita TIDAK perlu depresi, karena kita punya Tuhan yang mengasihi dan peduli pada kita, selama kita hidup berpaut pada kebenaran-Nya, tidak peduli bagaimanapun keadaan kita, depresi tidak akan pernah menghampiri kita!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s