SURVEY BIAYA PERNIKAHAN


Seorang temenku pernah bertanya, “He, kalau aku nikah tapi dengan gaji yang cuma sekian bisa gak ya?”

Hmmm…..

Maka dari pertanyaan itu aku membuat survey asal, dan berikut adalah daftar pengeluaran standar bulanan setelah merit. Sekedar berbagi aja, buat temen-temen yang mungkin juga mengalami ‘Matery after merit phobia syndhrome’.

Daftar anggaran bulanan (asumsi: disusun berdasarkan skala proritas, disusun dengan sangat relatif,
dan berdasarkan basic needs standar menengah ke bawah Jakarta tahun anggaran 2008)

1. Makan
Dengan asumsi sekali makan adalah 5000 Maka makan 3x sehari,kali 2 orang (karena lagu sepiring berdua cuma berlaku pada saat pacaran ajah), kali 30 Hari adalah Rp900.000

Tips
Rajin-rajin ke kondangan atau sunatan, Dan bawa pulang nasi kotaknya pasti lebih ngirit.

2. Kontrakan
Dengan asumsi masih ngontrak di rumah petak, yang punya udah botak, tapi masih galak, dan punya anjing belum jinak, maka Dana untuk kontrakan sekitar 500.000/bulan

Tips
Tinggallah di Pondok Mertua Indah Niscaya 2 Dana diatas gak akan pernah ada. Di pondok mertua indah, anda akan bebas makan apa aja, termasuk ‘makan ati’

3. Listrik Dan Air
Dengan asumsi daya listrik 900 watt Dan pake jetpam maka anggaran untuk listrik adalah 100.000/bulan

Tips
Jangan pakai AC, cukup AC (angin cendela). Jangan suka main Plestesyen, cukup main monopoli, sudamanda atau gaple sama istri terasa lebih romantis.

4. Transportasi
Dengan asumsi naik motor ke kantor, dengan motor yang paling irit, maka untuk ongkos bensin Dan servis adalah 100.000

Tips
Gunakanlah bensin campur! (maksudnyah campur dorong, pasti lebih irit). Atau ikutlah “Nebeng Fans Club”, dengan alasan mempererat silaturahmi dengan yang ditebengi maka perjalanan berangkat dan pulang kantor akan terasa lebih menyenangkan.

5. Komunikasi
Dengan asumsi pake CDMA yang 1000/menit maka untuk sebulan, ongkos Komunikasi berdua adalah 100.000

Tips
Pakelah ‘FREN’ yang lebih murah (maksudnya kalo mau nelpon atau sms tinggal bilang, “Freeen…minjam HP nya dong freen…”)

6. Keperluan sehari-hari
Seperti sabun,odol,shampoo, dengan asumsi tidak pake fesyel,krimbat, manikyur, pedikyur, maka
alokasi dana untuk ini sebesar 50.000

Tips:
Mandi kalo perlu saja Kalo dulu 2 kali sehari, jadi 2 Hari sekali. Untuk ngirit odol kembalilah memakai tumbukan batu bata.

7. Kesehatan

Seperti minyak kayu putih, vitamin, obat pusing (ini penting buat pengantin baru wekekekek!), maka alokasi cadangan untuk kesehatan sebesar 50.000

Tips
Jaga kesehatan jangan begadang…kalo tiada artinya…begadang bole saja…asalkan sambil ronda (halah!!)

8.Entertaiment
Nah ini kalau ada uang lebih aja, bisalaah sekali-sekali nomat, lihat live music, lari Pagi di monas, atau makan martabak sekali-sekali.

Jadi…

Dari asumsi basic needs diatas maka pengeluaran untuk tiap bulan adalah sebesar:

Rp. 1.800.000/bulan

(syeeett dah…masih gede juga ya)

Mungkin ini bisa jadi bahan pertimbangan temen-temen ketika pengen nikah, untuk kemudian dibandingkan dengan pemasukan yang Ada . Kalopun masih ‘besar pasak daripada tiang’ Anda bisa memperkecil pasak, atau memperbesar tiang…ataauu… Ga usak pakai Pasak, tapi dipaku aja!

Tapi Ada 1 hal yang Ga bisa dijelaskan dengan perhitungan ketika anda Memutuskan untuk menikah

(serius mode on*)

Yaitu, berkah menikah Selalu, Tuhan akan mencukupi kebutuhan umatnya yang mau berusaha Dan berdoa Selalu bersukur Dan percaya bahwa Tuhanlah raja dari segala raja akunting! So, stop accounting, just do it! :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s